Postingan

Hukum sebenarnya tentang isbal

Gambar
Memahami isbal / menjulurkan kain baju celana selendang jubah dll sampai ke bawah mata kaki, yg sebenarnya. Khilafiyah ulama dahulu terkadang masih di perbincangkan dan di perdebatkan oleh kalangan awam, seakan-akan hal yg sudah jelas hukumnya menjadi tabu. Contoh saja masalah isbal, Terkadang kita sangat dangkal memahami hadist secara textual saja, bagaiamana dengan mudahnya kita menyamakan isbal pada zaman dahulu kala dengan zaman sekarang. Isbal dahulu kala sengaja untuk sombong atau tidak, niat congkak atau tidak, tetap identik dengan kesombongan, walau tak semuanya bisa di katakan sombong, seperti kisahnya sahabat abu bakar. Alasannya adalah dahulu kala itu kain super mahal, hanya orang-orang tertentu yg mempunyai kain lebih menjalar kebawah, bahkan ada yg sholat gantian pakaiannya suami istri.. Jadi dulu kalau orang itu isbal terkadang tak butuh di tanyakan niat sombong atau nggak?, karena isbal dahulu kala adalah madhzinnah/prasangka, di hawatirkan sombong, Jadi beda dengan s...

Tentang wali dan istilah tidak mengetahui wali kecuali wali

Gambar
PEMAHAMAN YG SEBENARNYA TENTANG ISTILAH : لاَيِعْـرِفُ الوَلِيّ اِلاَّ الوَلِيّ Tidak mengetahui/mengenali wali kecuali wali. Berhubung banyak sekali yg saya dapati, betapa banyak orang awam bahkan santri, yg masih saja salah paham dengan arti dan makna perkata'an di atas. Kali ini saya ingin memberi penjabaran tentang istilah perkata'an itu. Oran awam mengartikannya begini: لا يعرف Tidak mengetahui الولي Wali (manusia) إلا Kecuali الولي Wali (manusia). Jadi kesimpulan bahasanya begini: Tidak mengetahui orang wali kecuali orang wali. Nah kata-kata itulah yg di yakini kebanyakan orang. Padahal maksud dari arti itu salah. Arti dan pemahaman yg benar begini: لا يعرف Tidak mengetahui الولي Wali (manusia) إلا Kecuali الولي Wali (allah swt). Jadi kesimpulan bahasanya adalah: Tidak mengetahui wali kecuali allah swt. Inilah arti yg sebenarnya dan yg akan kita jabarkan. Pertama-tama kita memahami arti Kata Wali. Kalimat Wali (الولي) merupakan kalimat yang terdapat dalam al-Qur’an dan...

Wahabi suka berdusta dan menuduh dan menfitnah

Gambar
"ENTAH BERAPA KALI KAMI TERSAKITI" Ada apa dengan wahhabi...? Kurang lebih Sepuluh tahun lamanya rasulullah saw berdakwah dengan akhlaq al-karimah, masa itu adalah separuh dari misi dakwah baginda nabi saw.. Sehingga beliau bersabda: إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ “Sungguh aku diutus menjadi Rasul tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulya (baik).”  (Imam Ahmad dalam). Sebagaimana allah gambar sifat mulya nabi saw ini dalam firmannya: (فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْ...

Mengenali perawi syiah di kutub al-sittah

Gambar
Ayuk menambah wawasan dengan mengenali para perawi syiah di kutubussittah.. Islam yg baik tidak boleh mokong, alias bandel. Cari kebenaran walau itu menyakitkan :) PARA PERAWI-PERAWI SYIAH DI DALAM HADIST SOHEH YG ENAM. 1. ABDULMALIK BIN A'YAN. حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكُ بْنُ أَعْيَنَ وَجَامِعُ بْنُ أَبِي رَاشِدٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((مَنِ اقْتَطَعَ مَالَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ بِيَمِينٍ كَاذِبَةٍ، لَقِيَ اللَّهَ وَهْوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ)). قَالَ عَبْدُ اللَّهِ ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِصْدَاقَهُ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ جَلَّ ذِكْرُهُ: {إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلاً أُولَئِكَ لاَ خَلاَقَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ وَلاَ يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ} الآيَةَ. Telah menceritakan kepada kami Al Humaidi telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepada ...